Judul :
Autumn In Paris
Penulis :
Ilana Tan
Bahasa :
Indonesia
Penerbit :
PT Gramedia
Tahun Terbit : Juli 2007
tempat Terbit : Jakarta
Tebal :
272 halaman
Ukuran :
13 x 19 cm
Gadis Paris
Aku tidak begitu ingat, sudah berapa lama aku
meninggalkan dunia bacaku, memasuki dan menyelami tulisan penulis. Autumn In
Paris karya Ilana Tan dapat membiusku serta membawaku menyelami kisah yang
diangkat pada buku ini. Ilana Tan adalah seorang penulis, penikmat film, buku
dan penggelut bahasa asing. Autumn In Paris
adalah buku keduanya. Buku pertamanya berjudul Summer In Seoul. Pada bukunya
ini Ilana Tan tidak setengah-setengah membawa pembaca menyelami kisah hingga
mengurai air mata.
Autumn In Paris,
Novel ini menceritakan kisah cinta Victoria Dupont
atau dalam novel dipanggil Tara. Tara adalah anak blasteran (Perancis-Indonesia).
Tara menyukai Paris dan musim gugur, ia tinggal di Paris bersama ayahnya, dia
bekerja sebagai penyiar radio di salah satu radio terkenal di Paris. Sampai pada
suatu ketika ia bertemu dengan Fujisawa Tatsuya, rekan kerja sahabatnya.
Fujisawa Tatsuya adalah seorang arsitek yang bekerja di Paris. Ia adalah orang
berkebangsaan Jepang yang sangat membeci Paris dan musim gugur. Namun pertemuanya
dengan Tara merubah semuanya, ia jadi menyukai Paris dan musim gugur. Pertemuan
yang bermula dari kebetuan menjadi pertemuan yang selalu direncanakan. Mereka
sering bersama, berjalan dan menghabiskan waktu bersama menjelajah kota Paris,
dari seringnya bersama mereka menyadari perasaan masing-masing. Dan pada
suatu ketika sebuah masa lalu pahit kedua orang tuanya terkuak. Membuat keduanya
berada dalam dilema yang mencekik. Mulanya mereka tidak menyadari bahwa mereka
memiliki ayah kandung yang sama. Dan sampai pada suatu ketika mereka mendapati
kenyataan itu. Mereka berada dalam dilema yang berkepanjangan. Berbagai cara
mereka lakukan untuk melupakan keduanya, sampai pada suatu ketika Fujisawa Tatsuya
mengalami kecelakan dan meninggal dunia.
Buku ini merupakan salah satu buku yang patut
di baca. Iya, sangat dan sangat patut di baca. Banyak rona-rona kehidupan yang
disiratkan penulis dalam buku ini. Mulai dari sisi romantis hingga komitmen. Meskipun
sisi keromantisannya membuat pembaca cengeng, tapi di satu sisi, novel ini memberikan
gambaran kehidupan untuk selalu ikhlas dalam menjalani hidup. Dan satu lagi,
dari novel ini kita akan menyadari, apabila kita mencintai seseorang, tidak
selalu kita bersanding dengan seseorang tersebut.
Kelebihan :
-
Ending
ceritanya sulit ditebak, sehingga membuat para pembaca penasaran dan buru-buru
menyelesaikan kisahnya. Tulisannya
juga menarik, membuat pembaca nyaman menikmati tiap kata.
Kekurangan :
-
Ada
beberapa kesalahan redaksional dalam sub bab
.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar